Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM olahraga berkuda, PP PORDASI akan menyelenggarakan seminar tentang Stable Management (pengelolaan kandang kuda). Seminar akan digelar pada 14 April 2026 mendatang bertempat di PORDASI HQ, Jakarta International Equestrian Park Pulomas, Jakarta Timur.
Hadir sebagai nara sumber pada seminar tersebut, drh. Ade Octaviani, praktisi Kesehatan hewan kuda yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Dokter Hewan Kuda Indonesia dan menyandang gelar sebagai FEI Official Vet Level 3. drh. Ade Octaviani juga memiliki berbagai pengalaman seperti FEI NHV Indonesia sejak 2019 hingga sekarang, Treating Vet Asian Games 2018, FEI Asian Championship 2019 dan 2025 Thailand, selain pengalaman sebagai Veterinary Commission di berbagai kejuaraan berkuda Tingkat nasional sejak tahun 2028.

“Stable management merupakan hal yang sangat penting, banyak penyakit-penyakit kuda yang dapat dicegah penyebab dan penyebarannya dengan membenahi stable management seperti cacingan, kuku lembek, dan kolik yang bila didiamkan akan berakibat fatal,” terang drh. Ade Otaviani yang juga mengkonfirmasi bahwa sasaran seminar tersebut adalah untuk kalangan pekerja stable, groom, pemilik kuda, serta pemilik stable dari semua disiplin seperti Pacuan, Equestrian, Horseback Archery, dan Polo.
Menurut Ade, materi-materi yang akan diberikan saat seminar nanti adalah materi dari sisi pandang kedokteran hewan seperti prinsip dasar manajemen stable professional, biosecurity dan pencegahan penyakit menular, manajemen pakan dan nutrisi kuda olahraga, sistemsanitasi dan manajemen limbah kandang, monitoring kesehatan harian dan pencatatan, manajemen tenaga kerja stable, protocol penanganan darurat, dan standar kesehatan kuda untuk kompetisi.
Selain diberikan materi seminar berbasis praktik lapangan, update standar Kesehatan terkini, networking dengan praktisi dan dokter hewan equine, para peserta seminar juga akan diberikan sertifikat.
“Dengan adanya seminar tentang stable management ini, diharapkan stable-stable akan lebih profesional lagi dalam mendukung kesejahteraan khususnya bagi hewan kuda,” ucap drh. Ade Octaviani.