Equestrian 1 September 2026

NATHANAEL DAN BRANDON BERJAYA DI AJANG FEI JWC, AKBAR PRIHANJAYA REBUT PIALA WALIKOTA JAKARTA TIMUR

Jakarta — Equinara Horse Sports menggelar tiga kejuaraan berkuda, yakni FEI Jumping World Challenge (JWC) Competition 1, FEI Dressage World Challenge (DWC) 2026, dan ESC Dressage 2026, yang berlangsung di Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Jakarta, pada 29–30 Agustus 2026. Kejuaraan tersebut diikuti mayoritas atlet dari kalangan profesional yang memanfaatkan ajang ini untuk menguji kemampuan, konsistensi, dan kesiapan mereka di arena pertandingan sekaligus memperebutkan trofi bergengsi Piala Wali Kota Jakarta Timur.

Pada nomor FEI JWC Competition 1, atlet Nathanael Menayang tampil impresif dengan menunggang dua kuda, yakni La Luna (Djiugo) dan Lady Zentola (Bellator Stable). Penampilan terbaiknya membawa Nathanael meraih dua gelar juara, masing-masing pada Category A 120–130 cm bersama La Luna dan Category C 100–110 cm bersama Lady Zentola. Hasil tersebut menegaskan konsistensi Nathanael dalam menghadapi persaingan pada kelas jumping dengan tingkat kesulitan yang berbeda.

Nathanael Menayang

Sementara itu, Brandon Toa bersama Lightning De Braveheart (ZZ WTC Equestrian) tampil sebagai yang terbaik pada kelas FEI JWC Competition 1 Category B 110–120 cm. Persaingan pada nomor jumping berlangsung kompetitif dengan para atlet berupaya menampilkan performa optimal, menjaga ketepatan lintasan, serta meminimalkan kesalahan hingga babak akhir pertandingan.

Brandon Toa

Dari nomor dressage, atlet tuan rumah Equinara Horse Sports, Akbar Prihanjaya, berhasil meraih hasil terbaik dengan menjuarai kelas FEI DWC Senior II. Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan Akbar membawa pulang trofi bergengsi Piala Wali Kota Jakarta Timur, sekaligus menjadi pencapaian penting bagi tuan rumah dalam penyelenggaraan rangkaian kompetisi tersebut.

Akbar Prihanjaya

Selain berhasil membawa pulang trofi bergengsi tersebut, Akbar juga membukukan kemenangan di kelas pertandingan FEI DWC Intermediate I dan ESC Dressage Prix St. Georges, serta tambahan satu medali perunggu dari kelas ESC Dressage Advance.

Penyelenggaraan tiga kejuaraan ini menunjukkan tingginya kompetisi olahraga berkuda di Indonesia, khususnya dalam nomor jumping dan dressage. Kehadiran atlet-atlet profesional serta persaingan yang berlangsung di arena JIEPP menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas prestasi dan pengalaman bertanding atlet berkuda nasional.

Bagikan