Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacu Seri I dan Indonesia Derby 2026 berjalan sukses dengan diikuti oleh 154 kuda yang mewakili 13 kontingen daerah. Kejuaraan total menggelar 19 kelas pertandingan yang 8 kelas diantaranya merupakan kelas khusus kejurnas yang diselenggarakan dengan sistem pengumpulan poin.

Adapun 13 kontingen daerah yang berpartisipasi merupakan perwakilan dari Pengprov PORDASI Jawa Barat sebagai tuan rumah, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, Aceh, Bali, dan Papua Selatan.

Sedangkan untuk pengumpulan poin kejurnas dipertandingkan di kelas 2 Tahun Pemula C/D 1.200 M, 2 Tahun Pemula A/B 1.400 M, 2 Tahun THB INA 1.400 M, 3 Tahun ke atas THB INA 1.600 M, 3 Tahun Remaja 1.600 M, 4 Tahun C/D 1.800 M, 3 Tahun Derby “Indonesia Derby 2026” 2.000 M, dan 4 Tahun A/B 2.000 M.
Dari hasil penghitungan poin kejurnas, Kontingen Sulawesi Utara akhirnya keluar sebagai Juara Umum Kejurnas Pacu Seri I dengan raihan 58 poin setelah para joki dan kudanya tampil mendominasi di kelas-kelas pertandingan khusus kejurnas, disusul tuan rumah Jawa Barat yang mengumpulkan 36,5 poin di peringkat kedua.

Peringkat 3 dan 4 klasemen poin kejurnas diduduki oleh Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan yang masing-masing mengoleksi 21 dan 18 poin, sedangkan juara bertahan Kontingen DKI Jakarta menghuni peringkat ke 5 klasemen dengan membukukan 16,5 poin.
Sementara itu, di kelas pertandingan Indonesia Derby 2026, kuda Zilong Rimboka Bersama joki Falentino Sangian mencatatkan sejarah sebagai peraih gelar juara Indonesia Derby 2026 setelah melalui pertarungan yang seru di kelas dengan partisipan yang merupakan kuda-kuda derby terbaik Indonesia saat ini.

Kemenangan Zilong dan Falentino berjalan cukup dramatis, dimana pasangan kuda dan atlet yang juga mewakili Kontingen Sulawesi Utara tersebut mampu menguasai jalannya pertandingan di 400 meter jarak akhir menjelang garis finish dengan melewati para kompetitor terberatnya yang sebelumnya menguasai barisan terdepan.
Sedangkan peringkat kedua dan ketiga di kelas paling bergengsi tersebut diraih oleh kuda Monochrome dan joki Jones Paendong (Miranda Stable) serta kuda Suntora Berjaya dengan joki Ended Rahmat (Aisyah Berjaya Stable).

Kejurnas Pacu Seri II rencananya akan diselenggarakan di Tompaso Minahasa, Sulawesi Utara pada Oktober mendatang. Hal tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Kontingen Sulawesi Utara yang berpeluang besar meraih gelar sebagai Juara Nasional Kejurnas Pacu 2026.
Tampil dihadapan publik sendiri, Kontingen Sulawesi Utara diprediksi akan mengerahkan semua kemampuan demi memuluskan langkah mereka dalam merebut gelar Juara Nasional Kejurnas Pacu 2026.