Pacu 16 Juni 2026

Piala Paku Alam 2026, Kembalinya Sang Naga Sembilan

Piala Paku Alam 2026, Kembalinya Sang Naga Sembilan

Kejuaraan Berkuda Pacu Piala Paku Alam 2026 sukses diselenggarakan di Gelanggang Pacuan Kuda Sultan Agung pada Minggu, 14 Juni 2026. Kejuaraan total diikuti oleh 156 ekor kuda yang bertanding di 18 kelas perlombaan.

Kejuaraan dibuka dengan penyerahan secara simbolis piala Paku Alam yang diserahkan oleh KGPA Aryo Paku Alam X kepada Ketua Harian PP PORDASI, H. Eddy Saddak yang diteruskan kepada Ketua Komisi Pacu PP PORDASI H. Munawir.

KGPA Aryo Paku Alam X

Dalam kata sambutannya, KGPA Aryo Paku Alam X menyampaikan bahwa pacuan kuda memiliki sejarah yang panjang dalam kehidupan Masyarakat dimana didalammya terdapat keberanian, kedisiplinan, kecermatan, serta hubungan yang erat antara manusia dan kuda. Lanjutnya, seorang joki tidak hanya mengandalkan kecepatan tetapi juga ketenangan, kepekaan dalam membaca irama, dan keberanian mengambil Keputusan dalam waktu yang sangat singkat.

“Atas nama PEMDA Daerah Istimewa Yogyakarta, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menghadirkan agenda ini dengan penuh kesungguhan. Piala Paku Alam bukan hanya sebuah kompetisi pacuan kuda, agenda ini menjadi ruang perjumpaan antara sportifitas, tradisi, ekonomi kreatif, pariwisata, dan yang paling penting adalah kehormatan budaya,” ucap KGPA Aryo Paku Alam X.

Sementara itu, Ketua Harian PP PORDASI, H. Eddy Saddak dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk memajukan olahraga berkuda di Indonesia merupakan tugas bersama. Selain berkonsentrasi di event-event kejuaraan lokal, Upaya membawa olahraga berkuda pacuan Indonesia ke panggung internasional pun terus dilakukan.

“Saat ini kita telah bekerja sama dengan Prancis untuk mengembangkan olahraga berkuda di tanah air. Kedepannya program pengiriman joki, pelatih, tenaga official, para dokter hewan untuk menimba ilmu disana dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas olahraga berkuda pacuan yang kita cintai ini,” kata H. Eddy Saddak.

Kembalinya Sang Naga Sembilan

Saat kejuaraan berlangsung, kuda Naga Sembilan dan joki Achmad Saefudin (Red Stone Stable Jakarta) tampil digdaya dengan menjuarai Kelas Terbuka Handycap 2.000 meter. Sempat gagal start pada edisi perdana King’s Cup Series I (Piala Mangkunegaran), dalam kejuaraan kali ini, Naga Sembilan berhasil membawa pulang trofi bergengsi Piala Paku Alam 2026 setelah bersaing keras dengan kuda Triple S di sepanjang lintasan pertandingan.

Bagikan