Equestrian Senin, 6 April 2026

King Halim Stable, Kembali Mendominasi Triple Crown Seri I Dan Pertiwi Cup 2026

King Halim Stable kembali tampil superior di ajang Triple Crown Seri I dan Pertiwi Cup 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul DI Yogyakarta (4/4). Mendominasi dua gelar bergengsi, King Halim Stable tak hanya mampu menorehkan prestasi, namun catatan sejarah yang berulang setelah keberhasilan mendominasi gelar Triple Crown Seri I dan Pertiwi Cup pada musim kompetisi tahun 2025 lalu lewat dua kuda andalan mereka yakni King Argentine dan Princess Gavi.

Dominasi King Halim Stable kali ini tak lepas dari hasil kerja keras joki andalan mereka Jemmy “Sang Maestro” Runtu yang tampil sangat konsisten disepanjang kejuaraan. Kolaborasi apiknya bersama Sang Pelatih, Karlan, membuat Jemmy Runtu mampu mengatasi berbagai kemungkinan yang timbul saat memacu dua kuda andalan King Halim Stable yakni Maxi of Khalim dan Fiona of Khalim di arena pacu yang sarat akan persaingan.

PERSAINGAN JEMMY RUNTU DAN MEIKEL SOLERAN

Secara keseluruhan, gelaran Triple Crown Seri I dan Pertiwi Cup 2026 adalah panggung persaingan bagi dua joki papan atas Indonesia yakni Jemmy Runtu dan Meikel Soleran. Persaingan keduanya terlihat sangat nyata sejak Starting Gate dibuka hingga ke garis finish.

Pada pertandingan di Kelas Triple Crown Seri I, Meikel Soleran yang menunggangi Kana Eclipse (Eclipse Stable) langsung melesat ke posisi terdepan, sementara Jemmy Runtu dan Maxi of Khalim sempat berkutat di peringkat 4 dari total 12 peserta yang bertanding.

Memasuki tikungan terakhir, perpindahan posisi kuda-kuda peserta terjadi begitu masif dan signifikan. Jemmy Runtu dan Maxi of Khalim yang berada disisi luar mencoba menambah kecepatan di jalur lurus terakhir menuju garis finish. Berkat kecepatan di jarak akhir, Jemmy Runtu dan Maxi of Khalim berhasil melewati Meikel Soleran dan Kana Eclipse sekaligus memastikan gelar Triple Crown Seri I berada digenggaman diikuti Meikel Soleran dan Kana Eclipse serta James Paendong dan Monochrome (Miranda Stable) di peringkat 2 dan 3.

Skema yang sama juga diterapkan Jemmy Runtu dan Fiona of Khalim saat pertandingan yang memperebutkan gelar Pertiwi Cup 2026 digelar. Meikel Soleran yang kali ini berpasangan dengan kuda Nara Eclipse tampil cukup mendominasi ajang kompetisi khusus bagi kuda-kuda betina tersebut. Namun dengan kepiawaiannya, Jemmy Runtu dan Fiona of Khalim berhasil menutup persaingan dengan gelar podium disusul Meikel Soleran dan Nara Eclipse serta Rian Firmansyah dan Kenangan Sion (BHM & D’Jons Stable) di posisi 2 dan 3.

MODAL BESAR MERAIH GELAR TRIPLE CROWN 2026

Keberhasilan Jemmy Runtu dan Maxi of Khalim dalam meraih gelar Triple Crown Seri I tentu menjadi modal besar bagi pasangan joki dan kuda wakil King Halim Stable tersebut untuk mengoleksi gelar Triple Crown 2026. Namun begitu, hasil akhir pasti akan sangat sulit untuk diprediksi mengingat persaingan kuda-kuda yang tampil di seri Triple Crown tahun ini terbilang bermaterikan kuda-kuda dengan joki-joki yang Tangguh dan teruji.

Sebagai informasi tambahan, King Halim Stable memiliki sejarah gemilang diajang Triple Crown setelah mampu memecah kebuntuan gelar Triple Crown yang telah lowong selama 11 tahun. Melalui Jemmy Runtu dan kuda andalan mereka, King Argentine, King Halim Stable berhasil meraih gelar Triple Crown tahun 2025 setelah memenangi 3 seri Triple Crown di tahun tersebut.

NAGA SEMBILAN, DIGDAYA DI KELAS PARA RAJA

Sementara itu, capaian absolut juga ditunjukan oleh Kuda Naga Sembilan dan joki Achmad Saefudin di Kelas Terbuka 2.000 M atau dikelasnya para Raja dengan jarak tempuh terjauh. Setelah meraih gelar juara di kelas yang sama pada Jateng Derby 2026 yang digelar Februari lalu di Lapangan Pacuan Kuda Tegalwaton Jawa Tengah, Naga Sembilan kembali mendominasi kelas para raja di kejuaraan kali ini.

Bagikan