PO 13, Gerbang Menuju Prestasi Olahraga HBA & Tent Pegging Di Tingkat Internasional
Tahun 2025 menjadi tahun kebangkitan bagi prestasi olahraga Horseback Archery (HBA). Keberhasilan penyelenggaraan Kejuaraan HBA Piala Ketua Umum PP PORDASI di Pantai Muntig Siokan Denpasar Bali, menjadi momen kebangkitan para pecinta dan pelaku olahraga HBA untuk lebih maju dan berkembang. Terlebih lagi, ajang tersebut menjadi ajang kualifikasi atlet HBA menuju IHAA World Championships 2025 yang digelar di Tennessee Amerika Serikat.
Upaya keras Komisi HBA & Tent Pegging dalam menggelar kejuaraan-kejuaraan domestik hingga persiapan atlet yang akan mewakili Indonesia di ajang internasional pun akhirnya terbayar Ketika Timnas HBA Indonesia mampu unjuk prestasi dengan meraih predikat Runer Up Juara Umum IHAA World Championships 2025 dengan Raihan 1 medali emas, 3 medali perak, dan 3 medali perunggu. Keberhasilan tersebut disempurnakan dengan catatan rekor dunia yang diraih 2 atlet HBA Indonesia yakni Omar El Farooq Putra Aleut dan Kaisar Akthar Firdauz di ajang tersebut.
Penyelenggaraan Kejurnas HBA Kelud 2025 juga mendapatkan tanggapan positif dari para pelaku olahraga HBA, hingga menobatkan Kejurnas tersebut sebagai Kejurnas terbesar dalam sejarah dengan melibatkan 72 peserta dari 17 Pengprov. Kejurnas HBA Kelud 2025 akhirnya menghadirkan kontingen tuan rumah yakni Jawa Timur sebagai Juara Umum Kejurnas HBA Kelud 2025.
Beralih ke akhir tahun 2025, Komisi HBA & Tent Pegging kembali menggelar Talent Scouting dalam rangka mempersiapkan Timnas Tent Pegging Indonesia yang akan berlaga di ITPF World Cup Qualifier 2026. Menerapkan pola Latihan yang ketat, Komisi HBA & Tent Pegging menggelar pelatihan mental, disiplin, dan peningkatan kemampuan para atlet bekerjasama dengan PUSSENKAV TNI AD yang pelaksanaannya dipusatkan di YONKAVKUD I Sembrani Parongpong Bandung Barat Jawa Barat.
Memasuki tahun kerja 2026, Komisi HBA & Tent Pegging kembali meluncurkan beberapa program dalam mengembangkan olahraga HBA & Tent Pegging agar dapat bersaing hingga ke tingkat internasional. Beragam kejuaraan dan juga pelatihan-pelatihan baik bagi tenaga official, atlet dan pelatih, serta SDM pendukung menjadi program tetap dalam rangka memperkuat ekosistem olahraga HBA & Tent Pegging didalam negeri.

“Segala pencapaian di tahun 2025 lalu menjadi pertanda bahwa pembinaan atlet sudah berjalan dengan baik, tingginya animo pelaku olahraga HBA di setiap kejuaraan juga menjadi sinyalemen besarnya kepercayaan atlet dan masyarakat terhadap organisasi PP PORDASI dibawah kepemimpinan Bapak Aryo Djojohadikusumo,” ucap Deri Asta Ketua Komisi HBA & Tent Pegging dalam pemaparannya dihadapan Sidang Rakernas.
Salah satu isu hangat yang dikemukakan Komisi HBA & Tent Pegging adalah perubahan Peraturan Organisasi (PO) 13 yang mencakup peraturan-peraturan pertandingan. Perubahan tersebut bertujuan untuk menyesuaikan regulasi-regulasi pertandingan dengan kelas-kelas yang dipertandingkan di tingkat internasional, sehingga diharapkan dengan peraturan baru tersebut, nantinya poin-poin yang diraih atlet saat mengikuti pertandingan dapat tercatat di organisasi HBA & Tent Peggingtingkat internasional. Deri menyebut, PO 13 juga mengutamakan segi kesejahteraan hewan kuda yang kini menjadi standarisasi international juga termasuk regulasi-regulasi terkait disiplin Tent Pegging yang kini tengah dikembangkan komisi tersebut.
“Untuk kejuaraan-kejuaraan, tahun ini Kami akan menggelar Kejuaraan Piala Ketua Umum PP PORDASI dan Piala Menteri Kebudayaan yang waktu dan tempatnya akan segera Kami informasikan, sedangkan untuk Kejurnas HBA 2026, telah disepakati di Rakernas bahwa Kejurnas akan diselenggarakan di Makassar Sulawesi Selatan pada bulan November mendatang,” tegas Deri Asta.
Terkait program-program pelatihan, Deri pun menyebutkan akan menggelar pelatihan-pelatihan bagi Juri HBA, Juri ITPF, serta pelatihan bagi atlet dan pelatih disepanjang tahun 2026 ini.